Cara membuat tas dari plastik bekas bisa dilakukan dengan memanfaatkan kemasan deterjen, kopi, atau kemasan sachet lain yang sudah dibersihkan. Plastik kemudian dipotong menjadi beberapa bagian, dilipat, dianyam, disambungkan hingga membentuk tas, lalu dilengkapi tali dan furing agar lebih kuat.
Cara ini dapat menjadi salah satu ide untuk memanfaatkan kembali kemasan plastik yang sudah tidak digunakan menjadi barang fungsional. Kamu juga tidak membutuhkan peralatan yang terlalu rumit karena sebagian besar bisa ditemukan di rumah.
Lalu, apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan dan bagaimana langkah membuatnya? Simak panduan berikut.
Alat dan Bahan Membuat Tas dari Plastik Bekas
Sebelum mulai membuat tas, siapkan terlebih dahulu:
- Plastik kemasan bekas, misalnya bungkus deterjen atau kemasan sachet
- Gunting
- Kain lap
- Benang
- Jarum atau mesin jahit
- Kain untuk furing
- Resleting jika diperlukan
- Penggaris
- Tali atau bahan tambahan untuk pegangan tas jika diperlukan
Jumlah kemasan plastik yang dibutuhkan akan bergantung pada ukuran tas dan ukuran potongan yang kamu buat.
Sebaiknya kumpulkan kemasan dengan ukuran yang relatif sama agar proses memotong dan menganyamnya lebih mudah.
Cara Membuat Tas dari Plastik Bekas
Berikut cara membuat tas dari plastik bekas yang bisa kamu tiru:
1. Kumpulkan Plastik Bekas yang Akan Digunakan
Pertama, tentukan jenis plastik yang akan digunakan. Kamu dapat memanfaatkan bungkus deterjen, kopi, atau kemasan sachet lainnya yang masih dalam kondisi cukup baik.
Jika ingin menghasilkan tampilan yang lebih rapi, kelompokkan kemasan berdasarkan ukuran atau warna. Kamu juga dapat mengatur posisi logo dan motif kemasan untuk menghasilkan pola tertentu pada tas.
2. Bersihkan dan Keringkan Plastik
Sebelum digunakan, bersihkan bagian luar dan dalam kemasan dari sisa produk.
Untuk kemasan deterjen, pastikan tidak ada sisa deterjen yang tertinggal. Setelah dibersihkan, keringkan plastik sepenuhnya sebelum masuk ke tahap pemotongan.
Tahap ini penting karena kemasan yang masih kotor atau lembap akan lebih sulit digunakan dan dapat menimbulkan bau.
3. Potong Plastik Menjadi Ukuran yang Sama
Setelah plastik bersih dan kering, potong bagian atas dan bawah kemasan sehingga kamu mendapatkan lembaran plastik.
Selanjutnya, potong dan lipat plastik dengan ukuran yang seragam. Pada metode anyaman, keseragaman ukuran membantu menghasilkan bentuk tas yang lebih rapi.
Tidak ada satu ukuran potongan yang wajib digunakan. Sesuaikan ukurannya dengan dimensi kemasan dan ukuran tas yang ingin dibuat.
Kalau kamu tertarik mencoba material lain, kamu juga bisa mempelajari cara membuat tas dari kardus sebagai alternatif kerajinan dari barang yang sudah tidak digunakan.
4. Buat Lipatan untuk Bahan Anyaman
Lipat setiap potongan plastik menjadi strip yang lebih kecil dan kokoh.
Pastikan ukuran setiap lipatan relatif sama. Semakin konsisten ukurannya, semakin mudah potongan tersebut disambungkan pada tahap berikutnya.
Buat potongan secukupnya hingga jumlahnya memenuhi ukuran tas yang kamu inginkan.
5. Anyam Potongan Plastik
Selanjutnya, susun potongan yang sudah dilipat menjadi pola anyaman.
Pada metode sederhana, potongan dapat disusun dan saling dikaitkan hingga membentuk modul-modul kecil. Pastikan setiap sambungan cukup rapat agar struktur tas tidak mudah terlepas.
Teruskan proses tersebut sampai kamu mendapatkan lembaran atau rangkaian anyaman dengan ukuran yang cukup untuk membentuk badan tas.
6. Gabungkan Anyaman Menjadi Badan Tas
Setelah memiliki cukup banyak anyaman, sambungkan setiap bagian hingga membentuk badan tas.
Periksa bagian bawah dan sisi tas karena kedua area tersebut akan menerima beban ketika tas digunakan. Jika diperlukan, perkuat bagian yang rawan terlepas menggunakan jahitan.
Pada tahap ini, bentuk dasar tas dari plastik bekas sudah mulai terlihat.
Jika kamu ingin mencoba kreasi berbahan limbah lainnya, ada banyak contoh daur ulang sampah plastik yang bisa menjadi inspirasi untuk memanfaatkan material yang tersedia di rumah.
7. Buat dan Pasang Tali Tas
Gunakan sisa potongan plastik yang telah dianyam untuk membuat tali. Sambungkan beberapa bagian hingga mendapatkan panjang yang sesuai.
Selain anyaman plastik, kamu dapat menggunakan material lain yang cukup kuat sebagai tali.
Pasang tali pada kedua sisi badan tas menggunakan jahitan yang kuat. Sebelum tas digunakan, tarik perlahan bagian pegangan untuk memastikan sambungannya tidak mudah terlepas.
8. Tambahkan Furing dan Resleting
Tahap terakhir adalah memberikan lapisan kain atau furing pada bagian dalam tas.
Furing membantu memberikan struktur tambahan sekaligus membuat bagian dalam tas terlihat lebih rapi. Jahit furing mengikuti ukuran bagian dalam tas.
Kamu juga dapat memasang resleting, kancing, atau penutup lain sesuai desain yang diinginkan.
Setelah seluruh bagian terpasang, periksa kembali sambungan, jahitan, dasar tas, dan pegangan sebelum menggunakannya.
Variasi Cara Membuat Tas dari Plastik Bekas
Selain menggunakan kemasan plastik berukuran besar, kamu juga bisa membuat tas dari berbagai jenis kemasan bekas yang tersedia di rumah. Teknik dasarnya relatif sama, yaitu membersihkan kemasan, memotong atau melipatnya, lalu menyusun bagian-bagian tersebut hingga membentuk tas.
Perbedaannya biasanya terletak pada ukuran kemasan, jumlah bahan yang dibutuhkan, serta pola anyaman yang digunakan. Berikut beberapa variasi yang bisa kamu coba.
Cara Membuat Tas dari Plastik Bekas Deterjen
Cara membuat tas dari plastik bekas deterjen dapat dimulai dengan mengumpulkan kemasan yang masih dalam kondisi baik.
Berikut langkah-langkahnya:
- Bersihkan bagian dalam kemasan hingga tidak ada sisa deterjen, lalu keringkan sebelum digunakan.
- Setelah kering, potong kemasan dengan ukuran yang relatif sama. Lipat setiap potongan menjadi strip, kemudian susun dan kaitkan satu sama lain hingga membentuk pola anyaman.
- Jika anyaman sudah cukup lebar, sambungkan bagian sisinya hingga membentuk badan tas. Tambahkan tali dan furing pada bagian dalam jika diperlukan.
Dengan cara tersebut, tas dari plastik deterjen tidak hanya memanfaatkan kemasan yang sudah tidak digunakan, tetapi juga dapat dibuat menjadi barang yang memiliki fungsi baru.
Membuat Tas Anyaman dari Plastik Bekas
Jika ingin mendapatkan tampilan yang lebih unik, kamu bisa menggunakan teknik anyaman.
Berikut langkah-langkahnya:
- Tas anyaman dari plastik bekas dibuat dengan menyusun potongan-potongan kemasan secara berulang hingga membentuk pola tertentu.
- Kunci agar hasil anyaman terlihat rapi adalah membuat ukuran setiap potongan relatif sama.
- Susun potongan dengan rapat dan pastikan sambungan antarbagiannya cukup kuat.
- Setelah pola mencapai ukuran yang diinginkan, gabungkan sisi-sisinya untuk membentuk badan tas.
- Perkuat bagian bawah dan area pemasangan tali karena bagian tersebut akan menerima beban lebih besar saat tas digunakan.
Teknik ini bisa diterapkan pada berbagai kemasan plastik, termasuk bungkus deterjen maupun kemasan sachet lainnya.
Cara Membuat Tas dari Bungkus Kopi
Selain kemasan deterjen, bungkus kopi sachet juga bisa dimanfaatkan. Cara membuat tas dari bungkus kopi pada dasarnya menggunakan prinsip yang sama dengan pembuatan tas anyaman dari plastik bekas.
- Pertama, kumpulkan bungkus kopi dan bersihkan bagian dalamnya.
- Setelah kering, potong dan lipat setiap kemasan dengan ukuran yang konsisten.
- Selanjutnya, susun potongan menjadi pola anyaman dan sambungkan hingga ukurannya cukup untuk membentuk badan tas.
- Karena ukuran bungkus kopi cenderung lebih kecil, jumlah kemasan yang dibutuhkan bisa lebih banyak tergantung ukuran tas yang ingin dibuat.
- Setelah badan tas terbentuk, pasang tali dan tambahkan furing atau resleting jika diperlukan agar hasil akhirnya lebih rapi dan fungsional.
Jika ingin mencari inspirasi lain, kamu juga bisa melihat berbagai kreasi daur ulang sampah plastik sebelum menentukan produk yang ingin dibuat.
Punya Limbah Material dalam Jumlah Besar?
Untuk kebutuhan perusahaan, pemanfaatan material bekas dapat dikembangkan lebih jauh daripada proyek DIY.
Liberty Society membantu perusahaan mengolah material tidak terpakai menjadi produk baru melalui program upcycling. Pendekatan ini dapat digunakan untuk mengembangkan merchandise atau produk perusahaan dari material yang tersedia dan sesuai untuk diolah.
Pelajari layanan upcycling Liberty Society untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengembangan produk dari material bekas.
