
(30/12/2025) – Kapster dari pelatihan barber di Rumah Rangkai Karsa. Sumber: Dokumentasi Liberty Society Foundation.
(14/01/2026) – Pelatihan barber Rumah Rangkai Karsa telah berlangsung selama 1 bulan dengan total 5 peserta yang didominasi perempuan dan Ibu tunggal. Pelatihan ini memberikan bekal bagi peserta terkait teknik dasar memotong rambut, penggunaan alat, hingga keterampilan pelayanan agar keterampilan dapat langsung diaplikasikan dan menambah manfaat ekonomi nantinya.
Melengkapi pembelajaran teori, kegiatan praktik berupa potong rambut gratis dilaksanakan pada 3 titik lokasi di Jabodetabek, yakni Kampung Lembah Abadi, Kelurahan Srengseng Sawah, dan SMKN 74 Jakarta dengan total orang yang mengikuti acara sebanyak 69 orang.

(30/12/2025) – Kegiatan cukur gratis di Kampung Lembah Abadi. Sumber: Liberty Society Foundation.
Di Kampung Lembah Abadi, 18 orang turut dalam kegiatan ini yang berasal dari beragam usia, mulai dari kanak-kanak hingga lanjut usia. Bu Wasiah, salah satu warga menyampaikan, “Bagus hasilnya, pengerjaannya juga cepat. Apalagi yang motong perempuan jadi lebih nyaman dan nggak risih juga.” Sementara itu, terkait kapster yang didominasi oleh perempuan, Bu Desi menambahkan, “Ini jadi bukti kalau perempuan itu serba bisa. Jaga rumah dan keluarga bisa, memotong rambut juga bisa, top deh!”

(0511/2025) – Anggota RPTRA dan PPSU Kelurahan Srengseng Sawah menghadiri kegiatan cukur gratis. Sumber: Dokumentasi Liberty Society Foundation.
Di Kelurahan Srengseng Sawah, sebanyak 15 pegawai kelurahan mengikuti kegiatan ini, pegawai tersebut berasal dari satuan tugas RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) dan PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum). Kegiatan ini menjadi kolaborasi awal dengan pemerintah setempat yang cukup dekat dengan rumah pelatihan yang harapannya dapat berkelanjutan. Kasi Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pak Triyono Prihandoko, S.Kom. menyampaikan, “Kami dengan senang hati menerima Liberty Society Foundation untuk kegiatan cukur gratis ini sebagai salah satu dari hasil pelatihannya. Barangkali kedepannya jika ada warga kami yang butuh untuk meningkatkan kualitas kehidupannya bisa turut berlatih di Liberty Society Foundation.”

(09/01/2025) – Kegiatan cukur gratis di SMKN 74 Jakarta oleh Ibu dan perempuan berdaya pelatihan barber Rumah Rangkai Karsa. Sumber: Dokumentasi Liberty Society Foundation.
Di SMKN 74 Jakarta, sebanyak 35 siswa dan guru turut serta dalam kegiatan. Kolaborasi ini dimasukkan ke dalam rangkaian acara Latihan Dasar Kepemimpinan SMKN 74 Jakarta, yang turut mengenalkan kerapian bagi siswa dalam konteks berpenampilan. Para siswa mengaku senang dan puas dengan hasil cukuran yang didapatkan. “Tampilan siswa jadi lebih rapi dan disiplin, apalagi dibantu cukur oleh Ibu dan perempuan mereka juga jadi belajar bahwa siapapun bisa menjadi apapun asalkan memiliki kemauan,” ujar Bu Endah, Humas SMKN 74 Jakarta.
Memberikan penilaian sekaligus pengamatan mengenai kegiatan ini, Zaidan Najmi, pelatih barber dari mitra fasilitator Snapcuts menyatakan. “Ini jadi salah satu sarana yang baik bagi peserta untuk bisa berlatih dan memperlancar mereka dalam menerapkan teknik potong yang sebelumnya dijelaskan dalam bentuk teori.”

(09/01/2026) – Penutupan kelas barber Rumah Rangkai Karsa. Dokumentasi: Liberty Society Foundation
Rangkaian cukur gratis ini menjadi penutup kegiatan pelatihan barber pada 09 Januari 2025. Sejumlah 5 kapster kini siap memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk lingkungan sekitarnya juga untuk meningkatkan ekonominya.
100++ Plastik Kresek di Daur Naik di Pelatihan Jahit Rumah Rangkai Karsa

(05/01/2026) Ka Hesti dan Bu Yeni, peserta pelatihan jahit Rumah Rangkai Karsa menunjukkan hasil lembaran plastik yang dibuat. Dokumentasi: Liberty Society Foundation.
(09/01/2025) Dalam rangka mengenalkan alternatif pengurangan dan pemanfaatan limbah plastik, pelatihan jahit di Rumah Rangkai Karsa dilengkapi dengan pelatihan daur naik plastik. Limbah plastik menjadi material dasar dalam proses pelatihan yang produk akhirnya dapat digunakan sebagai bahan jahitan untuk produk hasil yang ramah lingkungan.
Diikuti oleh 7 orang Ibu dan perempuan, pelatihan dimulai dari pembersihan limbah plastik yang telah dibawa oleh masing-masing peserta. Plastik yang telah dibersihkan lalu dikeringkan terlebih dahulu. Selepas kering plastik ditumpuk sebelum memasuki tahapan pressing.
Pressing atau teknik tekan menggunakan mesin press, di mana lapisan plastik ditekan atas bawah dengan plat besi bersuhu tinggi selama beberapa menit. lalu diulangi frekuensinya sampai menemukan permukaan lapisan plastik yang diinginkan. Proses ini akan menggunakan besaran suhu dan durasi yang berbeda-beda.
Untuk menghiasi lembaran plastik, plastik kresek bekas dapat digunakan untuk membentuk pola. Dapat berupa garis, kotak, bahkan lingkaran. Chandra, salah satu peserta pelatihan mengaku bahwa proses ini adalah proses yang paling sulit karena membutuhkan ketelitian dan kerapian sehingga hasil akhirnya bisa memuaskan.

(05/01/2026) – Plastik yang digunakan dalam kegiatan daur naik. Sumber: Liberty Society Foundation.
Dari pelatihan ini sebanyak 100++ plastik kresek bekas ukuran besar berhasil dimanfaatkan dengan produk akhir lembaran plastik sebanyak 10++ buah, lembaran plastik yang telah diproduksi akan menjadi bahan dasar jahit untuk membuat berbagai kerajinan seperti dompet, tas tangan, dan totebag.

(05/01/2026) – Bunda Khalila, pelatih jahit Rumah Rangkai Karsa mengajar menjahit kepada Ibu dan perempuan berdaya. Sumber: Dokumentasi Liberty Society Foundation.
Bunda Khalila, pelatih jahit di Rumah Rangkai Karsa mengaku baru kali ini menggunakan material plastik untuk bahan menjahit di kelasnya, hal ini menjadi tantangan baru yang menyenangkan sebab bisa melihat bagaimana plastik yang awalnya terbuang dan tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bernilai jual.

(05/01/2026) – Hasil produk dari daur naik plastik di Rumah Rangkai Karsa. Sumber: Dokumentasi Liberty Society Foundation.
Sejak tahun 2024, program jahit di Rumah Rangkai Karsa telah berhasil menyelamatkan 300++ kg sampah plastik yang mereduksi emisi karbon sebanyak 1,16 ton CO2eq, ini menjadi bentuk keterhubungan antara aksi pemberdayaan perempuan dengan menjaga lingkungan yang dilakukan oleh Liberty Society Foundation.
