Cara Membuat Tas dari Kain Perca dan Gambarnya, Mudah untuk Pemula

Cara Membuat Tas dari Kain Perca dan Gambarnya, Mudah untuk Pemula

Cara membuat tas dari kain perca dimulai dengan menyiapkan potongan kain bekas, membuat pola, menyambungkan kain menggunakan jahitan, lalu merakitnya menjadi tas. Kamu bisa membuat tas jinjing, tote bag, atau tas tangan sederhana tanpa harus menggunakan mesin jahit.

Selain bisa digunakan sehari-hari, tas dari kain perca juga menjadi salah satu contoh pemanfaatan kembali sisa tekstil. Kombinasi warna dan motif yang berbeda membuat hasilnya terlihat unik, bahkan berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha.

Buat kamu yang sedang mencari cara membuat tas dari kain perca dan gambarnya, berikut panduan alat, bahan, teknik menjahit, dan langkah pembuatannya.

Alat dan Bahan Membuat Tas dari Kain Perca

Kain perca merupakan potongan kain sisa dari kegiatan menjahit atau produksi tekstil yang masih dapat dimanfaatkan. Bahan ini bisa berasal dari katun, denim, blacu, kanvas, maupun polyester.

Untuk membuat tas dari kain perca, siapkan beberapa perlengkapan berikut.

Bahan:

  • Kain perca berbagai warna atau motif.

  • Kain pelapis untuk bagian dalam tas.

  • Benang jahit.

  • Kain tambahan untuk tali.

  • Resleting atau kancing jika diperlukan.

  • Busa tipis untuk memperkuat bentuk tas.

Alat:

  • Gunting kain.

  • Jarum jahit atau mesin jahit.

  • Meteran atau penggaris.

  • Kapur jahit.

  • Jarum pentul.

  • Setrika.

Pilih kain dengan ketebalan relatif serupa agar lebih mudah dijahit. Jika ingin membandingkan karakter bahan kain dengan material sintetis, kamu juga bisa membaca bahan nylon untuk tas sebelum menentukan bahan yang sesuai.

7 Langkah Cara Membuat Tas dari Kain Perca dan Gambarnya 

Berikut cara membuat tas dari kain bekas dengan model tas jinjing sederhana berukuran sekitar 30 × 35 cm. Tutorial ini bisa dilakukan menggunakan jahitan tangan maupun mesin jahit.

1. Buat Pola Tas

Tentukan bentuk dan ukuran tas yang ingin dibuat. Untuk ukuran jadi 30 × 35 cm, siapkan dua panel kain berukuran sekitar 32 × 37 cm agar tersedia kampuh jahitan sekitar 1 cm pada setiap sisi.

Jika kain perca berukuran kecil, gabungkan beberapa potongan terlebih dahulu hingga membentuk panel yang cukup besar.

2. Potong Kain Perca

Potong kain menjadi bentuk persegi atau persegi panjang sesuai pola.

Usahakan setiap potongan memiliki ukuran konsisten agar hasil sambungannya lebih rapi. Kamu bisa mengombinasikan warna polos dengan kain bermotif.

3. Sambungkan Potongan Kain

Susun potongan kain sesuai desain yang diinginkan, kemudian jahit satu per satu menggunakan teknik patchwork.

Jika menjahit manual, gunakan tusuk tikam jejak untuk menghasilkan sambungan yang relatif kuat. Lanjutkan sampai terbentuk dua panel untuk bagian depan dan belakang tas.

4. Jahit Bagian Tas

Letakkan kedua panel dengan bagian bagus saling berhadapan.

Jahit sisi kiri, kanan, dan bawah tas. Biarkan bagian atas tetap terbuka, lalu rapikan tepi kain agar tidak mudah berjumbai.

5. Buat Tali Tas

Siapkan dua potongan kain berukuran sekitar 8 × 55 cm.

Lipat kain memanjang, kemudian jahit hingga membentuk tali dengan lebar akhir sekitar 3 cm. Sesuaikan panjangnya jika tas akan digunakan di bahu.

6. Pasang Tali

Pasang tali secara simetris pada bagian atas tas.

Gunakan jahitan penguat berbentuk kotak dengan silang di tengah agar sambungannya lebih kuat ketika tas digunakan.

7. Rapikan dan Selesaikan Tas

Lipat bagian atas tas ke dalam, kemudian jahit untuk membuat kelim.

Periksa seluruh sambungan, terutama bagian bawah dan tali. Setelah selesai, balik tas ke posisi yang benar.

Variasi Model dan Teknik Membuat Tas dari Kain Perca

Setelah memahami langkah dasarnya, kamu bisa mencoba beberapa variasi model dan teknik berikut.

1. Tas Jinjing dari Kain Perca

Tas jinjing merupakan model yang paling mudah dibuat oleh pemula. Bentuknya sederhana dan tidak membutuhkan banyak komponen tambahan.

Gunakan kain katun atau blacu sebagai dasar, kemudian gabungkan potongan kain perca untuk membentuk motif pada permukaan tas.

2. Tote Bag dari Kain Perca

Tote bag cocok digunakan untuk membawa buku, perlengkapan kerja, atau barang sehari-hari.

Untuk ukuran jadi sekitar 35 × 40 cm, siapkan dua panel kain berukuran 37 × 42 cm. Tambahkan tali dengan panjang sekitar 60–65 cm jika ingin digunakan di bahu.

Pastikan sambungan tali diperkuat agar lebih tahan terhadap beban.

3. Tas Tangan dari Kain Perca

Jika ingin membuat tas berukuran kecil, gunakan pola sekitar 25 × 20 cm dengan tambahan kampuh jahitan.

Gabungkan kain perca menjadi dua panel, tambahkan pelapis, kemudian pasang resleting sebelum menjahit seluruh sisi tas.

Model ini cocok untuk menyimpan kosmetik, aksesori, atau barang pribadi berukuran kecil.

Selain kain perca, bahan bekas lainnya juga dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tas. Sebagai referensi, kamu bisa mempelajari cara membuat tas dari kardus yang menggunakan material dan teknik pembuatan berbeda.

4. Teknik Menjahit Kain Perca

Ada tiga teknik yang umum digunakan untuk membuat kerajinan dari kain perca.

  • Patchwork: menggabungkan potongan kain melalui jahitan hingga membentuk lembaran baru.

  • Applique: menempelkan potongan kain sebagai hiasan pada permukaan kain dasar.

  • Quilting: menjahit beberapa lapisan kain dan bahan pengisi untuk menghasilkan struktur atau tekstur tertentu.

Untuk pemula, teknik patchwork dengan potongan berbentuk persegi biasanya paling mudah dipraktikkan.

Tips Membuat Tas dari Kain Perca agar Rapi dan Tahan Lama

Hasil akhir tas dari kain perca sangat bergantung pada pemilihan material, pola, dan kualitas jahitan.

1. Pilih Kain dengan Ketebalan Serupa

Kain yang terlalu berbeda ketebalannya dapat membuat sambungan kurang rata. Gunakan pelapis jika ingin menghasilkan struktur tas yang lebih stabil.

2. Sisakan Kampuh Jahitan

Tambahkan ruang sekitar 1 cm pada bagian yang akan dijahit. Dengan begitu, ukuran akhir tas tidak menjadi terlalu kecil setelah seluruh panel disatukan.

3. Perkuat Sambungan Tali

Bagian tali menerima beban ketika tas digunakan. Pastikan jahitannya cukup kuat dan tidak hanya menggunakan satu garis jahitan.

4. Rapikan Tepi Kain

Gunakan jahitan feston atau teknik penyelesaian tepi lainnya agar kain tidak mudah berjumbai.

5. Sesuaikan Bahan dengan Fungsi Tas

Tas untuk membawa buku membutuhkan material dan struktur yang berbeda dari tas kecil untuk kosmetik. Karena itu, tentukan fungsi tas sebelum memilih kain dan pola.

Membuat tas dari kain perca juga dapat menjadi salah satu bentuk upcycling ketika potongan tekstil yang tidak lagi digunakan diolah menjadi produk dengan fungsi atau nilai tambah.

Untuk kebutuhan perusahaan, material sisa produksi tertentu dapat dievaluasi untuk dikembangkan menjadi tote bag, pouch, atau merchandise. Melalui layanan upcycling Liberty Society, perusahaan dapat mengeksplorasi pemanfaatan kembali material tekstil yang masih layak sesuai kebutuhan brand.

Dengan pola yang sederhana dan jahitan yang rapi, cara membuat tas dari kain perca bisa dipraktikkan oleh pemula. Kamu dapat memulai dari tas jinjing, lalu mengembangkan desain menjadi tote bag atau tas tangan sesuai kebutuhan.

Leave a comment

Please note, comments need to be approved before they are published.