Cara membuat ecoprint tote bag dapat dilakukan dengan memanfaatkan daun atau bunga untuk menghasilkan motif alami pada permukaan kain. Secara sederhana, bahan alami ditata di atas tote bag, kemudian diproses agar warna dan bentuknya berpindah ke kain.
Untuk membuat tote bag ecoprint, kamu membutuhkan tote bag berbahan kain yang dapat menyerap warna, daun atau bunga, tawas, cuka, plastik, serta beberapa peralatan sederhana.
Teknik ini menarik karena setiap daun dapat menghasilkan bentuk, warna, dan pola yang berbeda. Karena itu, hasil akhir tas ecoprint biasanya tidak sepenuhnya identik antara satu produk dengan produk lainnya.
Apa Itu Tote Bag Ecoprint?
Tote bag ecoprint adalah tas kain yang permukaannya diberi motif menggunakan teknik ecoprint. Teknik ini memanfaatkan pigmen dari bahan alami, seperti daun dan bunga, untuk menghasilkan pola pada kain.
Berbeda dengan motif yang dicetak menggunakan desain digital, karakter visual ecoprint berasal dari bentuk dan warna alami tanaman yang digunakan.
Teknik ecoprint dapat diterapkan pada berbagai media berbahan serat, termasuk kain yang kemudian digunakan sebagai tote bag.
Lalu, bagaimana cara membuatnya? Berikut alat, bahan, dan langkah-langkah yang dapat kamu pelajari.
Bahan Tote Bag yang Cocok untuk Ecoprint
Pemilihan bahan merupakan salah satu bagian penting dalam membuat ecoprint karena tidak semua kain mempunyai kemampuan menyerap warna alami yang sama.
Kain berbahan serat alami seperti katun dapat dipertimbangkan karena memiliki kemampuan menyerap warna. Karena itu, jika ingin membuat tote bag ecoprint, perhatikan terlebih dahulu jenis kain yang digunakan.
Kain juga perlu melalui tahap persiapan sebelum daun ditata pada permukaannya. Salah satunya melalui proses mordanting agar kain lebih siap menerima warna.
Baca Juga: Mengenal Sifat Kain Katun dan Keunggulannya untuk Pakaian
Alat dan Bahan Membuat Tote Bag Ecoprint
Sebelum mulai membuat ecoprint tote bag, siapkan alat dan bahan berikut.
Alat:
- Ember
- Tali rafia
- Kompor
- Plastik bening
- Dandang atau alat untuk mengukus
Bahan:
- Air secukupnya
- Tawas
- Daun atau bunga
- Cuka
- Tote bag berbahan kain
Setelah semuanya tersedia, kamu dapat mulai mengikuti proses pembuatan tote bag ecoprint.
9 Cara Membuat Ecoprint Tote Bag
1. Siapkan Kain Tote Bag
Langkah pertama dalam cara membuat ecoprint tote bag adalah mempersiapkan kain yang akan digunakan.
Awali dengan merebus sekitar satu liter air hingga mendidih. Setelah itu, tuangkan air panas ke dalam ember dan campurkan dengan tawas, lalu aduk hingga larut.
Rendam tote bag dalam larutan tersebut selama beberapa saat. Tahap persiapan kain seperti ini dikenal sebagai mordanting.
Mordanting membantu mempersiapkan kain sebelum proses pemberian motif dan warna dari bahan alami dilakukan.
2. Pilih Daun atau Bunga untuk Ecoprint
Selanjutnya, siapkan daun atau bunga yang akan digunakan untuk menghasilkan motif.
Kamu dapat bereksperimen dengan beberapa jenis daun karena setiap tanaman dapat menghasilkan pola dan intensitas warna yang berbeda.
Perhatikan juga bentuk daun. Tulang dan struktur daun dapat memengaruhi pola yang nantinya terlihat pada permukaan tote bag.
3. Bersihkan dan Rendam Daun
Daun yang telah dipilih perlu dibersihkan terlebih dahulu.
Cuci daun untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel. Pada metode ini, daun kemudian direndam dalam campuran air dan cuka selama kurang lebih 15 menit.
Setelah selesai, angkat daun dan bersihkan secara perlahan sebelum digunakan pada tahap berikutnya.
4. Keringkan Tote Bag yang Telah Direndam
Ambil tote bag yang sebelumnya telah melalui proses mordanting.
Peras air yang berlebih secara perlahan, kemudian biarkan kain mengering sebelum daun mulai ditata.
Pastikan permukaan tote bag siap digunakan agar proses penyusunan motif menjadi lebih mudah.
5. Tata Daun di Atas Tote Bag
Letakkan tote bag pada permukaan yang rata.
Selanjutnya, susun daun atau bunga di atas kain sesuai pola yang diinginkan. Kamu dapat menyusun daun secara simetris maupun membuat komposisi yang lebih bebas.
Posisi daun pada tahap ini akan memengaruhi tampilan akhir tas ecoprint.
Karena bentuk setiap daun berbeda, proses ini juga menjadi kesempatan untuk bereksperimen dengan berbagai komposisi motif.
6. Tutup dengan Plastik dan Gulung Tote Bag
Setelah susunan daun selesai, tutup permukaannya menggunakan plastik bening.
Kemudian, gulung tote bag bersama daun dan plastik secara rapat. Gunakan tali rafia untuk mempertahankan gulungan agar tidak bergeser selama proses berikutnya.
Pastikan posisi daun tidak banyak berubah ketika kain digulung.
7. Kukus Tote Bag
Masukkan gulungan tote bag ke dalam dandang.
Pada metode ini, tote bag dikukus sekitar 1,5 hingga 2 jam. Proses pengukusan membantu motif dan warna alami dari daun berpindah ke permukaan kain.
Pastikan jumlah air untuk mengukus mencukupi selama proses berlangsung.
Setelah selesai, keluarkan gulungan dengan hati-hati karena kain dan peralatan masih dalam kondisi panas.
8. Buka Gulungan dan Lakukan Fiksasi Warna
Setelah proses pengukusan selesai, buka tali, plastik, dan daun secara perlahan.
Pada tahap ini, pola daun mulai terlihat pada permukaan tote bag.
Selanjutnya dilakukan proses fiksasi untuk membantu mempertahankan warna pada kain. Dalam metode ini, tote bag direndam kembali menggunakan campuran air dan tawas.
Setelah proses tersebut selesai, tote bag dapat dikeringkan.
9. Keringkan dan Gunakan Tote Bag Ecoprint
Setelah melalui seluruh proses, biarkan tote bag mengering.
Motif yang dihasilkan akan bergantung pada beberapa faktor, seperti jenis kain, tanaman yang digunakan, proses persiapan kain, hingga proses pengukusan.
Karena menggunakan bahan alami, hasil tote bag ecoprint juga dapat mempunyai variasi warna dan motif yang berbeda.
Baca Juga : Apa Yang Terjadi Dengan Sampah Plastik Yang Kita Buang, Yuk Ketahui!
Ecoprint Tote Bag untuk Merchandise dan Kebutuhan Perusahaan
Tote bag dengan visual yang unik dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penggunaan pribadi, workshop, hingga merchandise.
Namun, membuat tote bag ecoprint satu per satu membutuhkan proses persiapan, penyusunan motif, pengukusan, dan pengeringan. Untuk kebutuhan perusahaan dalam jumlah lebih banyak, kamu juga dapat mempertimbangkan alternatif tote bag dengan konsep penggunaan material yang lebih bertanggung jawab.
Liberty Society menyediakan customizable upcycled fabric tote bag yang memanfaatkan material kain untuk diolah menjadi produk baru dan dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan perusahaan.

